Kuat arus listrik

Arus listrik didefinisikan sebagai aliran muatan (Q) listrik tiap satuan waktu (t) melalui sebuah konduktor.

Kuat arus listrik yang melaui penghantar bercabang akan mengalami perubahan sesuai dengan hukum khirchoff  I.

Beda potensial dihasilkan oleh sumber listrik, misalnya baterai atau akumulator.

$$V=\frac{W}{Q}$$

Keterangan:

V : beda potensial (V)

W : usaha/energi (J)

Q : muatan listrik (C)

Jumlah elektron yang mengalir

$$n=\frac{Q}{{{Q}_{e}}}$$

.Keterangan :

n : jumlah eektron

Q : muatan (C)

Qe : muatan elektron (1,6.10-19)C

  1. H U K U M O H M

Pada tahun 1826, Geoge Simon Ohm menemukan bahwa : Pada suhu tetap, kuat  arus yang mengalir pada suatu penghantar listrik (I) sebanding dengan tegangannya (V. Hubungan inilah yang disebut dengan Hukum Ohm.

$$R=\frac{V}{I}$$

Dengan :

R = hambatan listrik (ohm)

V = beda potensial atau tegangan listrik (V)                   

I = kuat arus lisrik (A)

H A M B A T A N L I S T R I  K

Hambatan pada penghantar

$$R=\rho \frac{\ell }{A}$$

.Dengan :

R = hambatan kawat (ohm)

ρ = hambatan jenis   (Ωm)

l  = panjang kawat (m)

A = luas penampang (m2)

Adanya kenaikan temperatur akan menyebabkan kenaikan pada hambatan listrik juga

$${{R}_{t}}={{R}_{0}}(1+\alpha .\Delta T)$$

R A N G K A I A N   H A M B A T A N    L I S T R I K

Rangkaian Hambatan Seri

Rangkaian Paralel

Jembatan wheatnston

Digunakan untuk menyederhanakan yang tidak bisa seri atau paralel

Cara menyelesaikanJika R1xR4 = R2xR3 maka I5 = 0, R5 diabaikan

Jika R1xR4  R2xR3 maka digunakan hambatan pembantu Ra, Rb, Rc

$${{R}_{a}}=\frac{{{R}_{1}}+{{R}_{3}}}{{{R}_{1}}+{{R}_{3}}+{{R}_{5}}}$$

$${{R}_{b}}=\frac{{{R}_{1}}+{{R}_{5}}}{{{R}_{1}}+{{R}_{3}}+{{R}_{5}}}$$

$${{R}_{c}}=\frac{{{R}_{5}}+{{R}_{3}}}{{{R}_{1}}+{{R}_{3}}+{{R}_{5}}}$$

 

 

 

 

 

 

 

 

Tegangan Jepit (V)

Keterangan

E= GGL listrik (V)

V = tegangan jepit (V), yang terukur

R = hambatan luar (Ω)

∆V = tegangan hilang (V)

r = hambatan dalam (Ω)

Hukum khirchoff

Dalam rangkaian tertutup (loop) jumlah aljabar GGL (E) dan jumlah penurunan potensial (IR) sama dengan nol

$$\sum{E}+\sum{I.R}=0$$

Ketentuan tanda untuk E dan I:
E = (+),jika gerak mengikuti arah loop bertemu dengan kutub (+) sumber tegangan terlebih dahulu.
E = (-), jika gerak mengikuti arah loop bertemu dengan kutub (-) sumber tegangan terlebih dahulu.

I = (+),jika arah loop searah dengan arah arus.
I = (-), jika arah loop berlawanan dengan araha arus.

Langkah Pengerjaan:
1. Tentukan arah loop dan arus (bebas), tetapi lebih baik arah loop searah arus.
2. Jika loop bertemu kutub positif maka E akan bernilai positif dan sebaliknya.
3. Jika arah loop dan arus searah maka arus akan dan sebaliknya.

Beda potensial antara dua titik

Voltmeter dan Amperemeter

Amperemeter
Hambatan Shunt adalah hambatan yang di pasang secara pararel yang ditambahkan pada suatu rangkaian guna memperbesar batas ukur amperemeter menjadi n kali

 $${{R}_{S}}=\frac{1}{(n-1)}{{R}_{A}}$$

 $$n=\frac{I}{{{I}_{A}}}$$

 

dengan:
RA = hambatan dalam amperemeter(Ω)
Rshun= hambatan shunt(Ω)n = kelipatan batas ukur amperemeter yang dikehendaki
IA = batas ukur amperemeter (A)
I = arus yang akan diukur(A)

Voltmeter
Hambatan depan adaLah hambatan yang ditambahkan secara seri pada suatu rangkaian guna memperbesar batas ukur voltmeter

Tinggalkan Balasan